RSS

Jumat, 28 Desember 2012

Pengaruh Kelas Sosial dan Status

Dalam melakukan pemenuhan kebutuhan, konsumen perlu melakukan suatu pembelian. Di dalam pembelian tersebut, ada beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku pembelian konsumen dimana hal tersebut digunakan pemasar untuk menjadi patokan atau pegangannya dalam melakukan penjualan yaitu faktor kebudayaan, sosial, personal, dan faktor psikologis. Kelas sosial dan status sosial merupakan beberapa dari faktor yang mempengaruhi perilaku pembelian konsumen. Kelas sosial dilihat dari faktor kebudayaan dan sedangkan status sosial dilihat dari faktor sosial.
Kelas sosial adalah susunan yang relatif permanen dan teratur dalam suatu masyarakat yang anggotanya mempunyai nilai, minat, dan perilaku yang sama. Kelas sosial tidak ditentukan oleh faktor tunggal seperti pendapatan tetapi diukur sebagai kombinasi pekerjaan, pendapatan, pendidikan, kekayaan, dan variabel lainnya. Pemasar memfokuskan dalam penjualannya dilihat dari keseluruhan faktor kelas sosial tersebut. Kelas sosial memperlihatkan preferensi produk dan merek yang berbeda dalam pembelian yang dilakukan konsumen sesuai dengan variabel-variabel tersebut.
Posisi seseorang dalam tiap kelompok dapat ditentukan dari segi peran dan status. Setiap peran membawa status yang mencerminkan penghargaan umum oleh masyarakat. Status yang dimiliki seseorang dalam suatu kelompok sosial dari ruang lingkup yang kecil sampai yang lebih besar, mempengaruhi suatu perilaku konsumen dalam menentukan suatu keputusan pembelian. Contohnya yaitu direktur memakai pakaian yang mahal dan mengendarai mobil mercedes.
Tetapi kelas sosial dan status tidak menutup kemungkinan bahwa dalam keputusan pembeliannya tidak sesuai dengan kelas dan status yang dimiliki. Misalnya, orang yang mempunyai status yang lebih tinggi, tetapi memiliki kepribadian yang sederhana dan membuatnya dalam pemilihan produkpun yang sederhana, hal tersebut berarti perilaku pembelian beberapa konsumen tidak terpengaruh terhadap kelas sosial dan status yang disandangnya.

Sumber:
Simamora, Bilson. 2000. Panduan Riset Perilaku Konsumen. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar